Di Balik Sukses Kepala Sekolah: Ada Tim yang Terbang Bersama

jangan pernah mengabaikan siapapun disekolah kita karena kehadiran mereka adalah anugrah indah yang ikut memberikan kontribusi bagi kesuksesan sebuah lembaga pendidikan.

Oleh Prof. Dr. Hj. Siti Patimah, S.Ag., M.Pd, Dosen UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten dan Universitas Islam Annur Lampung

 

Kita sering melihat Kepala Sekolah naik podium, pidato keren, sekolahnya juara lomba, akreditasinya A dan sederet prestasi akademik dan non akademik yang diraih.

Namun, tahukah kita bahwa di balik panggung, ada satu tim yang kerjanya seperti mesin jam Swiss. Kepala sekolah hebat itu bukan superhero yang kerja sendirian. Dia kapten kapal.

Yang membuat kapalnya melaju kencang itu karena ada awaknya yang hebat-hebat dan pekerja keras yaitu: guru yang rela lembur buat modul, RPS, Prota, Promes, Media interaktif, TU yang hafal semua data siswa, satpam yang hafal wajah semua orang tua, sampai petugas kebersihan yang selalu membuat sekolah wangi dan nyaman. Sukses itu rumus sederhana: Visi Kuat + Tim Solid = Sekolah Keren.

Kepala sekolah memberikan arah, Tim yang mengeksekusi. Jika arahnya tepat, bagus namun timnya pecah, kapalnya mandeg, muter di tempat. Begitu pula sebaliknya timnya kompak tetapi tidak ada arah yang tepat, kapalnya akan melaju namun tidak tahu mau ke mana dan bersandar dimana.

Makanya sekolah yang maju itu mudah melihat ciri-cirinya, sederhana saja dan bisa kita lihat dengan kasat mata misalnya: saat rapat berlangsung tidak ada guru yang saling sikut, tidak ada provokator yang mengeluh atau menghasut dibelakang, guru baru cepat beradaptasi, masalah diselesaikan bersama, bukan dilempar.

Karena mereka tau, nama sekolah yang harum itu nama semua orang di dalamnya.
Pelajaran Kepemimpinan dari Angsa yang Migrasi saat musim dingin tiba.

Angsa tidak pernah migrasi sendirian. Tiap musim dingin, mereka akan terbang ribuan kilometer membentuk formasi huruf V. Ternyata formasi itu bukan gaya-gayaan.

Ada ilmunya

:1. Kepemimpinan itu bergantian
Angsa paling depan bertugas memotong angin, kerjanya paling berat. Capek? Dia mundur ke belakang, digantikan oleh angsa lain ke depan.

Kepala sekolah yang keren juga gitu. Dia tidak mengambil semua sorotan. Dia kasih panggung juga ke guru berprestasi, beri kepercayaan ke waka kurikulum. Karena dia tahu, tim yang kuat itu tim yang semua orangnya pernah jadi “kepala”.

2. Kerja sama bikin enteng dan mudah
Sayap angsa belakang tugasnya memberi dorongan udara buat angsa depan. Hasilnya? Mereka bisa terbang 70% lebih jauh dibanding terbang sendirian. Sama seperti tim sekolah. Guru BK backup guru mapel yang siswanya bermasalah.

Wakasiswa membantu osis membuat acara. Beban 1 orang jadi ringan karena dipikul 10 orang.

3. Saling menyemangati atau memberi motivasi
Kedengar nggak? Suara “kwaak kwaak” angsa yang terbang itu. Itu kode mereka. Artinya: “Semangat, kamu hebat, kita bareng-bareng, kita hebat, kita pasti berhasil”.

Tim kompak juga gitu. Tidak ada guru yang kerja diam-diam stres. Ada apresiasi kecil, ada ucapan sederhana namun menyentuh “Terimakasil ya sudah membantu”, ada “kita pasti bisa”.

4. Tidak meninggalkan yang jatuh
Kalau ada angsa sakit atau tertembak, 2 angsa lain langsung turun menemani. Mereka menjaga sampai angsa itu sembuh atau… sampai akhir.

Tim yang solid itu tidak ada istilah “urusan lu, bukan urusan gue”. Ada guru yang keluarganya sakit, tidak bias masuk, guru yang lain membantu menggantikan pekerjaannya. Ada program yang gagal, dievaluasi bersama, bukan dicari kambing hitam.

Jadi, kalau lihat kepala sekolah dan sekolahnya sukses, ingat angsa-angsa itu. Di atas kelihatan elegan melayang. Di baliknya, ada kerja sama, gantian saat lelah, saling mendorong, saling menguatkan, saling menjaga.

Kepala sekolah boleh jadi “paruh paling depan”. Tapi yang membuat sampai tujuan, tetap formasi V yang kompak itu. Mari kita bertanya pada diri kita masing-masing,

Di sekolah kita, kira-kira kita jadi “angsa depan” yang memotong angin, atau “angsa belakang” yang memberikan dorongan? Tentu semua memiliki peran yang sama-sama penting dan tidak bias diabaikan.

Dalam Ilmu Manajemen Mutu terpadu Pendidikan, kesuksesan itu adalah hasil kerja sama Tim, petugas kebersihan sekalipun tidak bisa diabaikan perannya, atau satpam (security) sekolah, sama pentingnya dengan kepala sekolah, sebab jika salah satu komponen ini tidak hadir atau tidak bekerja maksimal maka akan mempengaruhi kesuksesan sekolah tersebut.

Karena itu, jangan pernah mengabaikan siapapun disekolah kita karena kehadiran mereka adalah anugrah indah yang ikut memberikan kontribusi bagi kesuksesan sebuah lembaga pendidikan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *