Ust Zaitun: Keutamaan Tarwih dan Witir, Jangan Tinggalkan Imam

Betapa besar keutamaan itu. Hanya dengan bertahan beberapa menit hingga witir selesai, Allah Subhanahu wa Ta’ala menganugerahkan pahala yang luar biasa.

Oleh : Ustad Zaitun Rasmin (Pimpinan Umum Wahdah Islamiyah)

Ramadan bukan sekadar suasana ramai di masjid, tetapi momentum memperkuat ibadah malam. Salat tarawih dan witir adalah amalan istimewa yang hanya hadir di bulan penuh berkah ini.

Sebagaimana diingatkan oleh , salah satu kekeliruan yang sering terjadi adalah meninggalkan imam sebelum salat selesai, terutama menjelang witir. Padahal Rasulullah ﷺ bersabda, siapa yang salat bersama imam sampai selesai, akan dicatat baginya pahala seperti salat semalam suntuk.

Betapa besar keutamaan itu. Hanya dengan bertahan beberapa menit hingga witir selesai, Allah Subhanahu wa Ta’ala menganugerahkan pahala yang luar biasa.

Jaga Semangat di Awal Ramadan

Fenomena yang sering terjadi adalah semangat tinggi di awal Ramadan, namun belum maksimal dalam menjaga kesempurnaan ibadah. Padahal justru di awal inilah komitmen harus diperkuat.

Jangan biasakan pulang sebelum imam selesai. Jangan sia-siakan kesempatan meraih pahala besar hanya karena tergesa-gesa. Ramadan adalah madrasah kesabaran dan konsistensi.

Bahkan, setelah tarawih dan witir, kita bisa memperkuatnya dengan tahajud di sepertiga malam terakhir. Inilah ciri orang-orang yang benar-benar ingin meraih derajat tinggi di sisi Allah.

Raih Pahala, Raih Derajat

Tarawih dan witir bukan sekadar rutinitas tahunan, tetapi ladang pahala yang luas. Siapa yang menghidupkan malam Ramadan dengan iman dan penuh harap pahala, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.

Semoga kita termasuk orang-orang yang menegakkan ibadah malam dengan istiqamah, tidak meninggalkan imam sebelum selesai, dan meraih pahala seperti salat semalam suntuk.

Wallahu a’lam bish-shawab.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *