Supervisi Pendidikan Berbasis Empati, Ini Testimoni Peserta Workshop YPWI Makassar

MAKASSAR WAHDAHEDUMAGZ.COM — Workshop Supervisi Pendidikan yang digelar Yayasan Pesantren Wahdah Islamiyah (YPWI) Pusat di Aerotel Smile Makassar. Hal ini memberikan pengaruh positif bagi para kepala satuan pendidikan, yang hadir.

Kegiatan yang menghadirkan Prof. Dr. Hj. Siti Patimah, S.Ag., M.Pd yang merupakan Guru Besar UIN Sulthan Maulana Hasanuddin Banten dan juga Dosen Universitas Islam Annur Lampung. Menekankan supervisi sebagai instrumen pembinaan, bukan sekadar penilaian administrati, Sabtu (1/2/2026).

Ustadz Ahmad Pamunarto, pimpinan Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an Wahdah Islamiyah Makassar, mengaku materi yang disampaikan sangat aplikatif dan mudah diterapkan. Menurutnya, supervisi dipahami sebagai proses pendampingan intensif kepada tenaga pendidik guna meningkatkan mutu layanan pendidikan dan kualitas santri.

Ia juga menilai pendekatan supervisi yang humanis mampu membangun suasana kerja yang sehat dan profesional. “Supervisi bukan untuk menghakimi, tetapi membina dan menguatkan peran guru agar tujuan pendidikan tercapai dengan lebih optimal,” ujarnya.

Lebih jauh, Ustadz Ahmad menekankan pentingnya empati dalam kepemimpinan. Menurutnya, kepala satuan pendidikan perlu menghadirkan keteladanan, kepekaan, dan peran keorangtuaan agar mampu mengayomi seluruh elemen lembaga secara utuh.

Sementara itu, Ustadzah Ulfa Indrawati, Kepala TK WIS 03 Makassar di bawah naungan YPWI Pusat, menilai workshop ini memperkuat pemahaman bahwa supervisi merupakan agenda strategis dalam membangun budaya peningkatan mutu berkelanjutan (continuous quality improvement).

“Supervisi bukan hanya soal teknis dan administratif, tetapi bagian dari perbaikan mutu yang terus-menerus. Materi yang disampaikan Prof. Siti Patimah juga sangat kaya secara spiritual,” ungkapnya.

Ia menambahkan, keberhasilan kepemimpinan pendidikan sangat ditentukan oleh perencanaan dan pelaksanaan yang diniatkan karena Allah Subhanahu wa ta’ala, serta dilandasi akuntabilitas di hadapan-Nya. “Nilai inilah yang jarang dimiliki oleh pemimpin, namun justru menjadi fondasi utama keberhasilan,” tuturnya.

Workshop ini menjadi momen penting bagi YPWI Pusat Makassar untuk memperkuat cara supervisi yang membina, memberdayakan, dan meningkatkan profesionalisme guru.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *