Rahasia SD Sapen: Pendidikan Karakter dan Prestasi Bikin Orang Tua Antre hingga 2032

Fenomena SD Muhammadiyah Sapen menunjukkan bahwa sekolah dengan visi kuat, kepemimpinan konsisten, dan sinergi guru-orang tua mampu menjadi pusat kepercayaan masyarakat

SD Sapen merupakan salahsatu tujuan kunjungan para pengurus Yayasan Pendidikan dan Kepala Sekolah Wahdah Islamiyah dalam program Studi Edukasi, September 2025 lalu.

Berikut ini redaksi wahdahedumagz.com mencoba mengangkat kembali prestasi salahsatu Sekolah Binaan Muhammadiyah, untuk mendapatkan inspirasi buat stakeholder sekolah  lainnya. 

YOGYAKARTA WAHDAHEDUMAGZ.COM — SD Muhammadiyah Sapen Yogyakarta kembali mencatat prestasinya  di dunia pendidikan. Sekolah dasar unggulan ini telah menutup pendaftaran murid baru hingga tahun ajaran 2032, bahkan antrean untuk tahun 2033 mulai terbentuk.

Kondisi ini mencerminkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap kualitas pendidikan yang ditawarkan sekolah tersebut.

Pakar pendidikan Universitas Gadjah Mada (UGM), Prof. Agus Sartono, MBA, menilai keberhasilan SD Muhammadiyah Sapen tidak terlepas dari reputasi kuat dalam pembentukan karakter, mutu akademik, serta lingkungan belajar yang kondusif.
“Reputasi sekolah yang baik, fasilitas lengkap, serta kesadaran orang tua akan pentingnya pendidikan agama dan ilmu pengetahuan menjadi faktor utama. Semua ini buah dari tangan dingin para guru,” ujarnya, Rabu (28/1/2026).

Tampak piala dari berbagai kejuaraan yang diikuti baik lokal,nasional maupun internasional.

Pendidikan Karakter Jadi Kunci

Menurut Prof. Agus, SD Muhammadiyah Sapen berhasil memadukan kedisiplinan, pembelajaran yang ramah anak, serta dukungan aktif orang tua dan komite sekolah.

Model ini dinilai layak direplikasi oleh sekolah lain di berbagai daerah.
“Sekolah unggul seperti ini menjadi referensi nasional. Tantangan pemerintah daerah adalah mereplikasi praktik baik agar kualitas pendidikan merata,” katanya.
Prestasi Akademik hingga Internasional
Keunggulan SD Muhammadiyah Sapen juga tercermin dari prestasi siswanya.

Sepanjang 2025, sekolah ini meraih berbagai penghargaan bergengsi, di antaranya:
5 medali International Young Inventors Award IID-INNOPA 2025
23 medali Olimpiade Nasional OMNAS XIV
Medali emas Asia All Stars Festival International Dance and Music Competition di Korea Selatan
Prestasi tersebut menguatkan posisi sekolah ini sebagai salah satu SD unggulan nasional.

Rombongan pengurus sekolah Wahdah Islamiyah mendapat penjelasan langsung dari pihak SD Muhammadiyah Sapen, tepat depan perpustakaan.

Tanpa Tes Masuk, Fokus pada Pembinaan

Bagian Administrasi SD Muhammadiyah Sapen, Nofita Saraswati, S.Pd, menjelaskan bahwa sekolah tidak menerapkan tes masuk, melainkan fokus pada pembinaan menyeluruh sejak awal.
“Kami memproses anak-anak sejak awal dan mendampingi mereka agar mencapai hasil terbaik. Guru dan kepala sekolah sudah memiliki sistem pendampingan yang terstruktur,” katanya.

Selain itu, terdapat program unggulan seperti kelas CIMIPA (Cerdas Istimewa Matematika dan IPA) yang dirancang untuk siswa berbakat sains dan bahasa Inggris dengan pendekatan kurikulum Cambridge.

Kepercayaan Orang Tua Terus Menguat
Nofita menambahkan, sebagian besar orang tua tertarik karena kurikulum terpadu, metode pembelajaran, pendidikan karakter dan agama, serta keseimbangan antara akademik dan pengembangan diri.
“Itulah yang membuat orang tua rela mendaftarkan anak sejak usia dini. Bahkan antrean hingga 2033 sudah mulai terbentuk,” ungkapnya.

Fenomena SD Muhammadiyah Sapen menunjukkan bahwa sekolah dengan visi kuat, kepemimpinan konsisten, dan sinergi guru-orang tua mampu menjadi pusat kepercayaan masyarakat sekaligus model pendidikan masa depan.

Sumber : Detikedu

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *