Pendongeng Ka Omar Berikan Kisah Nabi Sulaiman di Hadapan Peserta Peskil SQ Wahdah Cibinong

Melalui dongeng tersebut, Ka Omar menekankan bahwa kehebatan Nabi Sulaiman bukan semata-mata karena kekuasaan, melainkan karena ketakwaannya kepada Allah Subhanahu Wa ta'ala.

CIBINONG WAHDAHEDUMAGZ.COM – Kegiatan Pesantren Ramadhan di Masjidil Fahd Al Audah, Jalan H. Iyang, Kampung Cikempong, RT 03 RW 09, Pakansari, Cibinong, Bogor, resmi ditutup dengan materi dongeng inspiratif tentang kisah Nabi Sulaiman.

Acara yang berlangsung pada Jumat sore (27/2/2026) ini menghadirkan pendongeng anak, Ka Omar, dari Depok.
Penutupan kegiatan berlangsung meriah dan penuh antusiasme. Peserta yang hadir terdiri atas anak-anak usia TK, PAUD, SD, SMP hingga SMA.

Mereka tampak serius sekaligus terhibur mengikuti jalannya dongeng yang dikemas secara interaktif.
Ka Omar tampil ditemani sebuah boneka lucu bernama Oman.

Dengan gaya bahasa sederhana dan komunikatif, ia mengisahkan kehebatan Nabi Sulaiman ‘alaihissalam sebagai nabi dan raja yang diberi berbagai mukjizat oleh Allah Subhanahu Wa ta’ala.

Di hadapan para peserta, Ka Omar menjelaskan bahwa Nabi Sulaiman memiliki pasukan dari kalangan manusia, jin, dan makhluk lainnya.

Salah satu kisah yang disampaikan adalah peristiwa pemindahan singgasana Ratu Balqis dalam waktu singkat atas izin Allah Subhanahu wa ta’ala.

Selain itu, Nabi Sulaiman juga dikisahkan mampu memahami bahasa hewan, termasuk semut, serta menguasai angin sebagai bagian dari karunia luar biasa yang diberikan kepadanya.

Melalui dongeng tersebut, Ka Omar menekankan bahwa kehebatan Nabi Sulaiman bukan semata-mata karena kekuasaan, melainkan karena ketakwaannya kepada Allah Subhanahu Wa ta’ala.,

Di akhir sesi, Ka Omar bersama boneka Oman menyampaikan empat kunci sukses manusia dalam menjalani kehidupan di muka bumi, yaitu:

1.Takut kepada Allah Subhanahu Wa ta’ala
2.Meneladani kehidupan Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam.
3.Taat kepada kedua orang tua.
4. Taat kepada para guru.

Pesan tersebut disampaikan dengan bahasa ringan agar mudah dipahami oleh seluruh peserta, khususnya anak-anak usia dini.

Kegiatan Pesantren Ramadhan ini diharapkan dapat menanamkan nilai-nilai keimanan, keteladanan, dan akhlak mulia sejak usia dini.

Panitia menyampaikan apresiasi atas partisipasi seluruh peserta dan berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan pada Ramadhan mendatang..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *