Oleh ; Anwar Aras
Perjalanan TK Al Wahdah Sleman tidak bisa lepas dari proses panjang yang dimulai sejak perintisan PAUD di bawah naungan Wahdah Islamiyah Yogyakarta. Hal ini disampaikan oleh Ustadzah Aulia Istiqomah, S.Pd Gr., selaku Kepala TK Al Wahdah, yang ikut terlibat langsung sejak masa awal lembaga pengembangan.
Ustadzah Aulia menceritakan bahwa sejak tahun 2011, PAUD Al Wahdah telah dirintis dalam bentuk Kelompok Bermain (KB) dan Taman Kanak-Kanak (TK). Pada masa itu, kegiatan pendidikan masih berpindah-pindah lokasi.
Ia sendiri, di sela-sela masa kuliahnya, sempat membantu proses pembelajaran di unit PAUD yang dikelola bersama rekan-rekan, termasuk Ustadzah Afri. Hingga akhirnya, pada tahun 2014, PAUD Al Wahdah menetap di lokasi saat ini dan mulai berkembang secara lebih terarah.
Perizinan Bertahap dan Pondasi Kelembagaan
Dalam proses legalitas, pihak sekolah memilih langkah bertahap. Perizinan KB diurus lebih dahulu karena kesamaan sumber daya manusia dan kesiapan operasional. Setelah izin KB terbit dan kegiatan berjalan stabil, barulah perizinan TK diproses. Izin operasional TK Al Wahdah akhirnya resmi diperoleh pada akhir tahun 2019, dan mulai berjalan penuh pada tahun 2020.
Menariknya, saat proses perizinan tersebut berlangsung, jumlah peserta didik justru sudah tergolong besar. Untuk KB terdapat dua rombongan belajar, sementara TK telah memiliki empat jubah dengan total sekitar 70 peserta didik. Hal ini menjadi indikator kuat bahwa kepercayaan masyarakat telah tumbuh bahkan sebelum lembaga memperoleh izin operasional secara formal.
Manfaat Izin Operasional dan Akses Program Pemerintah
Setelah izin operasional terbit, manfaat yang dirasakan sekolah semakin luas. TK Al Wahdah mulai mendapatkan berbagai fasilitas dan akses program dari dinas pendidikan. Pada tahun 2020, di tengah masa pasca pandemi, TK Al Wahdah mendaftar sebagai Sekolah Penggerak . Melalui proses seleksi, sekolah ini dinyatakan lolos dan resmi menjadi bagian dari program tersebut.
Status Sekolah Penggerak membawa dampak positif yang signifikan. TK Al Wahdah menjadi lebih diperhatikan oleh dinas, terutama dalam hal pelatihan guru, seperti pembelajaran mendalam (deep learning), serta bantuan sarana prasarana, termasuk perangkat pendukung pembelajaran.
Seiring waktu, jumlah siswa terus meningkat. Saat ini, TK Al Wahdah memiliki sekitar 120 peserta didik, dibagi dalam lima kelompok belajar, dengan sembilan guru , satu kepala sekolah, dan total tenaga pendidik serta kependidikan sebanyak sebelas orang.
Sinergi KB dan TK, Modal Keberlanjutan Sekolah
Salah satu kekuatan TK Al Wahdah terletak pada kesinambungan antara KB dan TK. Hampir 100 persen lulusan KB Al Wahdah melanjutkan pendidikan ke TK Al Wahdah. Hal ini menjadikan KB sebagai “ujung tombak” regenerasi siswa TK. Selain itu, tambahan siswa baru juga datang dari masyarakat sekitar, terutama melalui rekomendasi dari mulut ke mulut para orang tua.
Promosi melalui media sosial dan website resmi wahdah.sch.id juga membantu, meski kepercayaan orang tua tetap menjadi faktor utama. Banyak orang tertarik karena kekhasan TK Al Wahdah dalam menanamkan tahfidz Al-Qur’an sejak usia dini, pembelajaran yang berlandaskan nilai-nilai syar’i, penanaman adab, kemandirian, serta budaya berpakaian Islami.
Jam belajar yang relatif lebih panjang hingga pukul 12.00, bahkan tersedia program full day sampai pukul 16.00 juga menjadi nilai tambah bagi orang tua.
Harapan pada Pendampingan dan Dukungan Berkelanjutan
Ke depan, Ustadzah Aulia berharap adanya pendampingan rutin dari pusat , khususnya dalam pengembangan kurikulum. Ia menyoroti dinamika perubahan kurikulum nasional yang menuntut kreativitas sekolah Islam dalam mengintegrasikan nilai-nilai syar’i ke dalam kebijakan pendidikan yang terus berkembang. Pendampingan tersebut diharapkan tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga aplikatif di lapangan.
Dari sisi Yayasan Pendidikan Wahdah Islamiyah Jogkata, Ustadzah Aulia mengapresiasi dukungan yang selama ini telah diberikan, baik dalam bentuk pembangunan fasilitas, peningkatan kesejahteraan guru, maupun berbagai program kesejahteraan seperti umrah, beasiswa, dan penyediaan kendaraan operasional. Menurutnya, perhatian yayasan terhadap unit sekolah sudah sangat baik dan patut dipertahankan serta ditingkatkan.
Dengan landasan kelembagaan yang kuat, dukungan yayasan yang konsisten, serta kepercayaan masyarakat yang terus tumbuh, TK Al Wahdah Sleman optimis dapat terus eksis dan berkembang menjadi lembaga PAUD Islam yang unggul, berkarakter Qurani, dan relevan dengan tantangan zaman.
Alamat TK Al Wahdah : Jl.Kaliurang KM.10, Jetis Baran Rt 03 Rw 38, Sardonoharjo, Ngaglik, Sleman, DIYogyakarta 55581.
(Artikel diatas diperoleh saat wahdahedumagz.com berkunjung ke Yogyakarta melalui w awancara khusus kepala TK Al Wahdah Ustadzah Aulia Istiqomah )
Dokumentasi berbagai aktifitas di TK Al Wahdah Sleman














