MAKASSAR WAHDAHEDU.COM– Komitmen Institut Agama Islam (IAI) STIBA Makassar dalam mengembangkan kemampuan bahasa Arab mahasiswa kembali membuahkan prestasi membanggakan.
Salah seorang mahasiswanya, Fahmi Abdul Karim, berhasil meraih Juara 1 Lomba Pidato Bahasa Arab Tingkat ASEAN pada ajang Gema Ramadan dalam Bahasa Arab dan Studi Islam (GRADASI) 2026 yang digelar di Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung pada 2–5 Juni 2026
.
Rombongan Mahasiswa IAI Stiba usai mengikuti Event Gradasi Asean di Kampus Universitas Islam Gunung Jati Bandung
Prestasi ini menjadi bukti keberhasilan sistem pembinaan bahasa Arab yang diterapkan di IAI STIBA Makassar. Bahasa Arab tidak hanya dipelajari di ruang kuliah, tetapi juga menjadi bagian dari budaya komunikasi sehari-hari mahasiswa di lingkungan kampus.
Dosen pembimbing Fahmi, Ustadz Alfhabean Mardani, menjelaskan bahwa keikutsertaan mahasiswa dalam kompetisi tingkat ASEAN merupakan bagian dari upaya kampus meningkatkan kompetensi bahasa, akademik, dan daya saing mahasiswa di tingkat internasional.
“Ajang ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan kemampuan bahasa Arab yang telah dipelajari sekaligus memperluas jejaring dengan peserta dari berbagai negara ASEAN,” ujar Ustadz Alfhabean usai mendampingi Fahmi di Bandung.
Keberhasilan Fahmi tidak diraih secara instan. Selama lebih dari dua pekan, ia menjalani pembinaan dan latihan intensif yang meliputi penguatan materi pidato, hafalan naskah, pelatihan artikulasi, penguasaan bahasa tubuh, hingga simulasi penampilan. Setiap sesi latihan dievaluasi untuk memastikan penampilan terbaik saat kompetisi berlangsung.
Menurut Ustadz Alfhabean, capaian tersebut merupakan hasil dari kerja keras mahasiswa yang didukung penuh oleh kampus melalui pendampingan, pembinaan, dan fasilitas pengembangan prestasi.
“Keberhasilan meraih Juara 1 adalah buah dari kedisiplinan, konsistensi latihan, dan semangat belajar yang tinggi. Kami berharap prestasi ini menjadi motivasi untuk terus mengembangkan kemampuan bahasa Arab dan daya saing mahasiswa di tingkat yang lebih luas,” katanya.

Dukungan moral dari direktur IAI Stiba Makasar Ahmad Hanafi, Ph. dengan turut hadir dan menyaksikan langsung mahasiswanya Fahmi Abdul Karim dalam lomba bahasa arab
Bagi Fahmi Abdul Karim, GRADASI ASEAN merupakan ajang perlombaan terbesar dan paling bergengsi yang pernah ia ikuti. Selain membawa pulang gelar juara, ia mengaku memperoleh banyak ilmu dan pengalaman berharga selama proses persiapan hingga pelaksanaan lomba.
“Gradasi ASEAN adalah ajang perlombaan terbesar yang pernah saya ikuti. Saya mendapatkan banyak ilmu dan pengalaman berharga. Motivasi saya untuk terus berlatih adalah keyakinan bahwa setiap peserta juga pasti mempersiapkan penampilan terbaiknya,” ungkap Fahmi.
Ia juga menilai persaingan berlangsung sangat ketat. Menurutnya, seluruh peserta telah berjuang dan menampilkan kemampuan terbaik mereka, yang terlihat dari selisih nilai yang sangat tipis antarpeserta.
“Saya melihat semua peserta telah berusaha maksimal. Persaingannya sangat ketat. Karena itu saya meyakini bahwa kemenangan bukan hanya hasil usaha, tetapi juga rezeki dan karunia dari Allah yang diberikan kepada siapa yang Dia kehendaki,” tuturnya.
Bagi IAI STIBA Makassar, prestasi ini bukan sekadar capaian individu, melainkan bagian dari komitmen kampus dalam melahirkan generasi yang unggul dalam bahasa Arab dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional. Keberhasilan Fahmi diharapkan menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus mengasah kemampuan bahasa Arab sebagai bekal dakwah, pendidikan, dan kontribusi di tingkat global.







