Raih Berkah Ramadhan, YPWI Bagikan Paket Ifthar Bagi 522 Guru dan Karyawan Selama 5 Hari

Rep.Anwar Aras

MAKASSAR WAHDAHEDUMAGZ.COM — Bulan suci Ramadhan senantiasa menjadi momentum terbaik untuk memperbanyak amal saleh dan merajut ukhuwah.

Mengambil semangat tersebut, Yayasan Pesantren Wahdah Islamiyah (YPWI) menyelenggarakan program pembagian hidangan buka puasa (ifthar) yang diperuntukkan bagi para pahlawan pendidikan, yakni guru (asatidz dan asatidzah) serta karyawan di lingkungan sekolah dan pesantren (PAUD,SD,SMP,SMA dan Ponpes).

Menariknya, program penyaluran ifthar ini tidak dilakukan dalam satu waktu, melainkan dibagi pelaksanaannya selama 5 hari sesuai dengan Lokasi satuan Pendidikan masing masing.

Langkah ini diambil guna memastikan distribusi berjalan tertib, merata, dan kekeluargaan tetap terjaga di setiap momen buka puasa bersama di berbagai unit kerja.

Tercatat, sebanyak 522 orang guru dan karyawan YPWI menjadi penerima manfaat dari program kebaikan di bulan suci ini.
Tradisi berbagi makanan berbuka puasa bukanlah sekadar aktivitas sosial biasa, melainkan memiliki akar teologis yang sangat kuat dalam ajaran Islam.

Rasulullah ﷺ bersabda, “Siapa memberi makan orang yang berpuasa, maka baginya pahala seperti orang yang berpuasa tersebut, tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa itu sedikit pun.” (HR. Tirmidzi).

Lebih dari sekadar mengejar janji pahala yang berlipat ganda, berbagi ifthar di lingkungan sekolah dan pesantren memiliki makna sebagai bentuk takaful (saling menanggung) dan apresiasi. Ini adalah wujud nyata rasa syukur dan terima kasih atas dedikasi tanpa lelah para pendidik dan tenaga kependidikan yang terus membina generasi Qur’ani, meski dalam kondisi sedang menahan lapar dan dahaga.

Harapan Ketua YPWI

Setelah merampungkan distribusi kepada 522 orang pejuang pendidikan di lingkungan yayasan, Ketua YPWI Nursalam Siradjuddin, menyampaikan rasa syukurnya serta menitipkan sejumlah harapan besar.

“Alhamdulillah, program pembagian ifthar selama 5 hari untuk 522 guru dan karyawan kita telah berjalan lancar. Kami berharap, hidangan buka puasa ini tidak dinilai dari seberapa mewah isinya, melainkan dilihat sebagai bentuk cinta, perhatian, dan pengikat ukhuwah Islamiyah antara pengurus yayasan dengan seluruh elemen yang menggerakkan pesantren ini,” ungkap Nursalam.

Lebih lanjut, ia berharap agar energi dari makanan yang disantap saat berbuka dapat bernilai ibadah dan menambah semangat para guru dan karyawan.

“Harapan terbesar kami, semoga ifthar ini menjadi energi yang berkah bagi para asatidz, asatidzah, dan karyawan untuk terus ikhlas berjuang mendidik para santri.

Semoga lelah bapak/ibu semua bernilai ibadah, dan kebersamaan kita di bulan Ramadhan ini semakin mengokohkan barisan kita dalam mencetak generasi penerus bangsa yang bertakwa,” pungkasnya.

Program pembagian ifthar ini suudah menjadi agenda rutin tahunan yang terus membawa keberkahan bagi keluarga besar Yayasan Pesantren Wahdah Islamiyah dan umat pada umumnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *