SQ Wahdah Cibinong Bogor Paparkan Capaian Tahfizh dan Bagikan Rapor

Dr Samsuddin : “Santri adalah duta pesantren. Akhlaknya adalah cermin lembaganya. Tunjukkan bahwa santri SQ Wahdah memiliki karakter Qur’ani, beradab, dan memberi manfaat di mana pun berada,”

BOGOR WAHDAHEDUMAGZ.COM  — Sekolah Qur’an (SQ) Wahdah menggelar kegiatan Sosialisasi Program Sekolah yang dirangkaikan dengan Penerimaan Rapor Semester Ganjil Tahun Ajaran 2025/2026. Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.30 WIB ini berjalan tertib, lancar, dan penuh kekhidmatan, mencerminkan suasana tarbiyah yang menjadi ciri khas pendidikan pesantren Qurani, Jumat (19/12/2025).

Acara ini dihadiri oleh orang tua dan wali santri, dewan guru, serta jajaran pimpinan sekolah dan pesantren. Kegiatan diawali dengan pemaparan sosialisasi program sekolah sebagai bentuk transparansi dan penguatan sinergi antara lembaga pendidikan dan keluarga.

Dalam sambutannya, Kepala SMA Al-Qur’an Wahdah Islamiyah, Dr. Agusman, M.E., menyampaikan evaluasi capaian program sekolah selama satu semester terakhir. Ia menyoroti secara khusus perkembangan program tahfizh Al-Qur’an yang menunjukkan hasil menggembirakan.

“Alhamdulillah, dari seluruh santri yang ada, tercatat delapan santri telah menyelesaikan hafalan 30 juz, bahkan sebagian di antaranya telah menyetorkan hafalan hingga dua kali khatam,” ungkapnya.

Selain capaian tahfizh, Dr. Agusman juga menjelaskan bahwa proses pembelajaran akademik formal berjalan dengan baik. Berbagai program pembinaan karakter dan ruhiyah santri seperti Bahasa Arab, Puasa Senin–Kamis, Shalat Tahajjud, serta Gerakan Literasi 15 Menit terus dievaluasi dan ditingkatkan kualitas pelaksanaannya.

Pada kesempatan tersebut, Kepala Sekolah juga menegaskan komitmen SQ Wahdah dalam menciptakan lingkungan belajar yang kondusif, aman, dan fokus, termasuk penerapan kebijakan bebas gawai di lingkungan pesantren. Ia turut mengingatkan para orang tua terkait kebijakan anti-gratifikasi, sesuai dengan edaran yayasan dan peraturan pemerintah, sebagai bentuk komitmen menjaga integritas lembaga pendidikan.

Sementara itu, Mudir Pesantren SQ Wahdah, Dr. Samsuddin, M.Pd.I, memberikan pesan tarbiyah kepada para santri menjelang masa liburan semester. Ia menekankan bahwa liburan bukanlah waktu untuk melepas identitas kesantrian, melainkan momentum untuk menampilkan jati diri santri sejati di tengah keluarga dan masyarakat.

“Santri tidak pernah libur dari adab dan akhlak. Justru di rumah dan lingkungan masyarakat, karakter santri itu diuji,” pesannya.

Dr. Samsuddin mengingatkan agar para santri senantiasa menjaga tutur kata, sikap, adab, serta kedisiplinan ibadah selama masa liburan. Ia menegaskan pentingnya peran santri sebagai representasi pesantren, sehingga kehadiran mereka di masyarakat mampu menghadirkan teladan yang baik.

“Santri adalah duta pesantren. Akhlaknya adalah cermin lembaganya. Tunjukkan bahwa santri SQ Wahdah memiliki karakter Qur’ani, beradab, dan memberi manfaat di mana pun berada,” tegasnya.

Usai sesi sosialisasi dan penyampaian arahan dari pimpinan sekolah dan pesantren, kegiatan dilanjutkan dengan pembagian rapor Semester Ganjil. Rapor diserahkan langsung oleh wali kelas kepada orang tua atau wali santri, disertai penjelasan singkat mengenai capaian akademik, sikap, serta perkembangan masing-masing peserta didik selama satu semester.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *